Simak Kekayaan Walikota dan Bupati Lampung Menurut Data

13 Min Read

foto ilustrasi

Lampung, VisioneerNews.id –  Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para pejabat kerap kali menjadi sorotan publik, tak terkecuali bagi 15 pejabat wali kota dan bupati di Provinsi Lampung.LHKPN adalah sebuah dokumen yang berisi rincian tentang aset, utang, dan kewajiban keuangan yang dimiliki oleh penyelenggara negara, termasuk pejabat pemerintah, anggota legislatif, dan pejabat tinggi negara lainnya.Laporan harta kekayaan bertujuan untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, dan pencegahan korupsi di kalangan penyelenggara negara. Laporan ini mencakup informasi mengenai harta benda seperti tanah, bangunan, kendaraan, perhiasan, serta kekayaan lainnya yang dimiliki oleh penyelenggara negara beserta keluarganya.Selain itu, juga mencakup informasi mengenai rekening bank, investasi, saham, obligasi, hutang, serta sumber penghasilan yang dimiliki oleh penyelenggara negara. LHKPN harus secara rutin dilaporkan oleh penyelenggara negara sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku di negara tersebut.Laporan ini akan dievaluasi oleh lembaga yang berwenang untuk memastikan kesesuaian dengan hukum dan memantau perubahan kekayaan yang terjadi dari waktu ke waktu. LHKPN penting dalam menjaga integritas dan akuntabilitas penyelenggara negara.LHKPN juga memberikan akses publik terhadap informasi kekayaan penyelenggara negara, sehingga masyarakat dapat mengawasi dan mengevaluasi integritas para pemimpinnya. Berikut harta kekayaan wali kota dan bupati di Lampung berdasar data LHKPN:

  1. Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya

Berdasar LHKPN tanggal penyampaian /jenis laporan tanggal 3 Maret 2023 periodik 2022, kekayaan Raden Adipati Surya mencapai Rp 26.173.236.069. Sementara hutang milik Raden Adipati Surya tercatat Rp 514.821.100
Dari daftar kekayaan tersebut, Raden Adipati Surya tercatat memiliki 32 aset berupa tanah dan bangunan. Nilai aset tersebut mencapai Rp 20.965.000.000 tersebar di Bogor, Depok, Way Kanan dan OKU Timur.
Kemudian harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin dengan nilai Rp 2.527.712.000 terdiri dari empat unit motor dan lima unit mobil.
Lalu ada harta bergerak lainnya sebesar Rp 503.800.000; surat berharga Rp 1.077.679.268 serta kas setara kas Rp 1.613.865.901.

  1. Wali Kota Metro Wahdi

Dari LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 9 Februari 2023 periodik 2022, total kekayaan Wahdi tercatat Rp 25.547.379.898.
Untuk nilai aset tanah dan bangunan mencapai Rp 21.198.615.282 Terdiri dari 19 tanah dan bangunan yang tersebar di Metro, Lampung Timur, Bogor dan Kabupaten Bandung Barat.
Lalu alat transportasi dan mesin senilai Rp 880.000.000 yang terdiri dari tiga unit mobil hasil sendiri. Harta bergerak lainnya tercatat Rp 204.500.000; kas setara kas Rp 2.250.564.616 dan harta lainnya senilai Rp 1.013.700.000.

  1. Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal

Dari LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 18 Januari 2023 periodik 2022, Agus Istiqlal terdata memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp 16.950.000.000.
Terdiri dari sembilan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Pesisir Barat, Bandar Lampung dan Bandung. Kemudian alat transportasi dan mesin senilai Rp 410.000.000 terdiri dari tiga unit mobil. Bupati dua periode ini juga memiliki kas setara kas Rp 1.338.770.524.

  1. Pj. Bupati Mesuji Sulpakar

Sulpakar tercatat memiliki total kekayaan yang mencapai Rp 15.325.077.480.
Aset terbanyak adalah tanah dan bangunan senilai Rp 11.291.950.000. Dari LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 24 Februari 2023 periodik 2022, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung ini tercatat memiliki 56 bidang tanah dan bangunan.
Aset itu tersebar di Bandar Lampung, Way Kanan, Lampung Selatan dan Lampung Utara. Kemudian aset berupa alat transportasi dan mesin dengan nilai Rp 555.000.000 terdiri dari tiga unit mobil hasil sendiri. Sulpakar juga tercatat memiliki kas setara kas sebesar Rp 3.478.127.480.

  1. Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona tercatat memiliki harta kekayaan dengan total Rp 11.898.997.981. Ini terdata dalam LHKPN tanggal penyampaian /jenis laporan tanggal 28 Maret 2023 periodik 2022.

Dendi Ramadhona memiliki aset berupa tanah bangunan dengan nilai Rp 9.720.000.000 yang terdiri dari lima bidang tanah dan bangunan yang berada di Pringsewu, Bandar Lampung dan Tanjung Karang. Aset tersebut ada yang hasil sendiri dan warisan.
Kemudian untuk alat transportasi dan mesin senilai Rp 657.000.000 terdiri dari masing-masing dua unit motor dan mobil. Lalu, harta bergerak senilai Rp 878.200.000; kas setara kas Rp 573.536.981 dan Rp 70.261.000.

  1. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana

Dari data LHKPN tanggal penyampaian /jenis laporan tanggal 20 Maret 2023 periodik 2022, Eva Dwiana memiliki total kekayaan Rp 11.385.815.912 dan hutang senilai Rp 5.000.000.000.
Eva Dwiana memiliki aset tanah dan bangunan dengan total Rp 12.591.872.000 terdiri dari 13 bidang tanah di Bandar Lampung, Jakarta Pusat dan Lampung Selatan.
Kemudian alat transportasi dan mesin senilai Rp 3.030.000.000. Terdiri dari 21 unit mobil. Eva Dwiana juga memiliki harta bergerak lainnya Rp 105.000.000; kas setara kas Rp 658.943.912.

  1. Pj. Bupati Pringsewu Adi Erlansyah

Harta kekayaan Pj, Bupati Pringsewu Adi Erlansyah tercatat mencapai Rp 11.249.430.887. Ini berdasar data LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 4 Januari 2023 periodik 2022.
Kekayaan terbesar berasal dari aset tanah dan bangunan senilai Rp 8.215.000.000 terdiri dari 19 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bandar Lampung, Bogor, Lampung Selatan, Pesisir Barat dan Palembang.
Lalu tercatat alat transportasi dan mesin dengan nilai Rp 1.310.500.000. Terdiri dari satu motor dan dua mobil serta Telehouse Modular Pertashop. Kemudian mencatatkan harga bergerak lainnya senilai Rp 574.000.000 dan hutang Rp 485.000.000.

  1. Bupati Tanggamus Dewi Handajani

Dewi Handajani mencatatkan harta kekayaan dengan total Rp 10.475.092.631. Nilai kekayaan itu tercatat dalam data LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 15 Maret 2023 periodik 2022.
Untuk harta kekayaan berupa tanah dan bangunan memiliki nilai Rp 5.700.000.000 terdiri dari empat bidang tanah yang berlokasi di Bandar Lampung.
Kemudian alat transportasi dan mesin dengan nilai Rp 1.000.000.000 yang terdiri dari mobil Pajero Sport manual tahun 2012 senilai Rp 200.000.000 dan mobil Toyota Avanza tahun 2019 senilai Rp 220.000.000.
Selain itu ada juga mobil Mitsubishi Pajero tahun 2019 Rp 580.000.000. Tiga unit kendaraan ini didapat dari hasil sendiri. Dewi Handajani juga tercatat memiliki kas setara kas senilai Rp 2.047.482.270 dan harta lainnya Rp 1.727.610.361.

  1. Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad

Musa Ahmad memiliki kekayaan dengan total Rp 7.645.000.000. Kekayaan itu terdata dalam data LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 2 Maret 2023 periodik 2022.

Untuk harta berupa tanah dan bangunan totalnya mencapai Rp 8.021.000.000 terdiri dari 11 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Lampung Tengah.
Lalu alat transportasi dan mesin senilai Rp 464.000.000 yang terdiri dari mobil Mitsubishi FE 73 tahun 2008 senilai Rp 40.000.000. Lalu mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar senilai Rp 420.000.000 serta motor Honda NC11BF1CBA/T tahun 2013 dengan nilai Rp 4.000.000.
Untuk harta bergerak lainnya sebesar Rp 70.000.000, kas setara kas Rp 20.000.000 dan hutang Rp 930.000.000.

  1. Pj. Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan

Penjabat Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 7.367.182.415. Total kekayaan tersebut tercatat dalam data LHKPN tanggal penyampaian /jenis laporan tanggal 6 Maret 2023 periodik 2022.
Untuk aset tanah dan bangunan yang dimiliki Qudrotul Ikhwan tercatat senilai Rp 3.570.000.000 terdiri dari 12 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bandar Lampung, Lampung Utara, Pesisir Barat dan Sleman.
Lalu ada alat transportasi dan mesin senilai Rp 443.000.000 yang terdiri dari minibus Honda Brio 1.2 EVT/CKD tahun 2016 senilai Rp 75.000.000. Kemudian motor Honda Vario A1F02N37M1 A/T tahun 2019 senilai Rp 8.000.000. Terakhir, mobil BMW 320I CKD AT sedan tahun 2016 senilai Rp 360.000.000.
Untuk harta bergerak lainnya Rp 243.000.000, surat berharga Rp 350.000.000 dan kas setara kas Rp 3.011.182.415. Qudrotul Ikhwan juga memiliki hutang sebesar Rp 250.000.000.

  1. Bupati Lampung Timur M. Dawam Rahardjo

Dari data LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 30 Maret 2023 periodik 2022, M. Dawam Rahardjo memiliki kekayaan Rp 6.952.748.581.
Kekayaan M. Dawam Rahardjo terdiri dari aset tanah dan bangunan senilai Rp 5.386.850.000 terdiri dari 15 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Lampung Timur, Tanggamus dan Pesawaran.
Kemudian ada alat transprotasi dan mesin dengan nilai Rp 18.800.000. Yaitu motor honda BeAt matic tahun 2013 senilai Rp 7.000.000. Kemudian motor Honda Vario tahun 2015 dengan nilai Rp 11.000.000. Terakhir, motor Honda BeAt tahun 2015 senilai Rp 800.000.
Untuk harta bergerak lainnya senilai Rp 445.720.000, kas setara kas Rp 1.133.378.581, dengan hutang Rp 32.000.000.

  1. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto

Nanang Ermanto diketahui memiliki harta kekayaan dengan total Rp 5.810.442.418.Berdasar data LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 20 Januari 2023 periodik 2022.

Nanang memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp 4.470.000.000 terdiri atas tujuh bidang tanah dan bangunan di Lampung Selatan dan Bandar Lampung.
Ada juga alat transportasi dan mesin senilai Rp 733.000.000 meliputi mobil Toyota Avanza tahun 2014 senilai Rp 105.000.000, motor Honda tahun 2004 dengan nilai Rp 3.000.000 dan Mobil Jeep Willys tahun 1960 senilai Rp 75.000.000 serta Mobil Toyota Fortuner 2,4 VRZ 4X2 A/T tahun 2020 senilai Rp 550.000.000.
Untuk harta bergerak lainnya mencapai Rp 407.190.000. Kas setara kas Rp 291.737.418 dan hutang Rp 91.485.000.

  1. Bupati Lampung Utara Budi Utomo

Budi Utomo memiliki total harta Rp 3.161.586.141 dari catatan LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 26 Januari 2023 periodik 2022.
Terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 2.038.000.000 meliputi tujuh bidang tanah dan bangunan di Lampung Utara dan Lampung Selatan.
Budi Utomo memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 585.500.000 terdiri dari mobil Toyota Innova tahun 2008 senilai Rp 145.000.000, mobil Mitsubshi Jeep tahun 2012 Rp 325.000.000.
Kemudian Mobil Ford pikap tahun 2005 senilai Rp 100.000.000, motor Yamaha Solo tahun 2008 Rp 8.500.000 dan motor Honda Solo tahun 2007 senilai Rp 7.000.000.
Harta bergerak lainnya yang dimiliki Budi Utomo senilai Rp 74.540.000. Lalu kas setara kas Rp 650.998.157 dan hutang Rp 187.452.016.

  1. Pj. Bupati Lampung Barat Nukman

Nukman memiliki harta kekayaan dengan total Rp 1.197.000.000 berdasar data LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 20 Februari 2023 periodik 2022,
Nukman memiliki tiga aset tanah dan bangunan senilai Rp 1.020.000.000 yang berada di Bandar Lampung, Lampung Barat dan Tangerang.
Kemudian alat transportasi dan mesin senilai Rp 150.000.000 berupa mobil Honda Accord tahun 2011. Nukman memiliki harta bergerak lainnya Rp 22.000.000 dan kas setara kas Rp 5.000.000.

  1. Pj. Bupati Tulang Bawang Barat M. Firsada

M. Firsada memiliki kekayaan paling rendah, yakni Rp 910.597.760 dari data LHKPN tanggal penyampaian/jenis laporan tanggal 12 Februari 2023 periodik 2022
M. Firsada memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp 1.000.000.000 di Bandar Lampung.
Untuk alat transportasi dan mesin, senilai Rp 340.000.000 terdiri dari Toyota Fortuner Jeep tahun 2013 senilai Rp 205.000.000, mobil Toyota Harrier Jeep tahun 2008 senilai Rp 130.000.000 dan motor Yamaha Soul Matic tahun 2012 senilai Rp 5.000.000.
Ia juga memiliki kas setara kas senilai Rp 1.097.760 dan hutang Rp 430.500.000.
Dengan mewajibkan penyelenggara negara untuk melaporkan harta kekayaan mereka, diharapkan dapat terdeteksi tanda-tanda tidak wajar dalam pertumbuhan kekayaan yang dapat menimbulkan adanya dugaan korupsi. (Red/Hj.Rolla)

Share This Article