Oknum BPN Kota Jambi Diduga Ikut Bermain Kotor ,dengan warga Asal keturunan China dalam menerbitkan Sertifikat Tanah..

2 Min Read

JAMBI, VisioneerNews.id – 21- Januari – 2022.

“Gabungan kuasa hukum Arsil, Maizarwin Ismail.SH & Paralegal mengungkapkan, kepada Awak media Visioneernews , Bahwa adanya praktik mafia tanah di Kota Jambi , karna diduga adanya keterlibatan oknum Badan Pertahanan Nasional (BPN) Jambi.

Hal ini terjadi karena BPN merupakan lembaga yang berwenang untuk menerbitkan sertifikat kepemilikan atas tanah.

Demikian dikatakan , Maizarwin Ismail.SH dalam perbincangannya di kediaman pemilik tanah Arsil dan keluarga dijambi belum lama ini, dalam rangka investigasi meninjau lokasi dilapangan.

Sertifikat lainnya tidak akan muncul kalau tidak ada persetujuan dari BPN yang juga harus di sertakan kelengkapan dalam proses pengurusan administrasinya. hal inilah yang menjadi salah satu pemicu adanya para Mafia tanah. “ujar Maizarwan Ismail.SH

“Seharusnya pihak BPN lebih selektif lagi saat menerbitkan sertifikat ,karena BPN punya data fisik dan yuridis dari tanah yang tentunya tidak akan serta merta membuat atau menrbitkan sertifikat sembarangan . Kemudian ditempat yang berbeda Ketua DPD Persatuan Wartawan Reaksi Cepat Pelacak kasus (PWRCPK) Rusdi Purnama.SH meminta kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini Kementrian Agraria dan Badan Pertahanan Nasional (BPN) di JAKARTA ,agar segera menindak lanjuti oknum-oknum BPN Provinsi Jambi yang diduga terlibat dalam kasus Mafia tanah,terutama di kota Jambi ini.

Maraknya perampasan hak tanah yang diduga di lakukan oleh warga asal keturunan China yang konon katanya semakin meluas, tidak sampai disitu terlepas dari adanya peranan para oknum petugas/ASN di masing-masing wilayah yang mereka anggap daerah kekuasaanya. Untuk itu kita meminta agar Presidan RI dan para jajaranya melihat lebih dekat dan berpihak kepada masyarakat Awam yang miskin khususnya para pribumi, Ketimbang warga asal keturunan China yang selalu diduga sering mengadu domba diantara sesama warga pribumi yang kuram mampu. Ucapnya saat menutup perbincangan dilokasi Investigasi.

( Red / Rusdi.P )

Share This Article