Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung Ikut Serta Parade Budaya Nusantara

3 Min Read

Jakarta, VisioneerNews.id – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT-RI) menggelar Parade Budaya Nusantara, yang dilaksanakan pada Minggu (6/11/2022). di Jl Sarinah, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Kemudian, Kegiatan ini dijadikan suatu upaya untuk mencegah adanya radikalisme, terorisme dan intoleransi, sehingga mengusung tema “Bersatu Lebih Erat, Bersama Lebih Harmoni” dan dimeriahkan dengan pawai pada rute Sarinah – Bundaran HI – Sarinah.

Selanjutnya, YM Bunda Yani adok Minak Ayu Angkonan Dalom yang juga selaku Sekjen Majelis Adat Kerajaan Nusantara (Sekjen-MAKN) dan YM Puniakan Ratu Mas Inton Dalom (Ratu Kepaksian Pernong) bersama Putra Mahkota Kepaksian Pernong yakni Pangeran Alprinse Syah Pernong dari kerajaan adat paksi pak sekala brak kepaksian pernong lampung turut hadir dalam Parade Budaya Nusantara tersebut.

Selain itu parade budaya ini juga diikuti oleh ratusan komunitas yang terdiri dari 77 Kementerian/lembaga, 17 perusahaan di bawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan 125 komunitas yang berasal dari organisasi masyarakat, kepemudaan serta organisasi profesi.

Komjen Pol Boy Rafli Amar selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah suatu upaya untuk mencegah bangsa Indonesia dari pengaruh intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

“Sebagai pihak yang bergerak pada sektor pencegahan penyebaran pengaruh intoleransi, radikalisme, dan terorisme, parade tersebut juga merupakan wujud upaya BNPT RI dalam membangun ketahanan bangsa Indonesia melalui penguatan aspek budaya. Dengan demikian, terbangun ketahanan bangsa Indonesia dari pengaruh intoleransi, radikalisme, dan terorisme,” ujar Boy

Boy Rafli Amar juga menambahkan bahwa, kegiatan Parade Budaya Nusantara merupakan simbol kolaborasi antara pemerintah dengan civil society yang mampu mengokohkan jati diri ke-Indonesiaan.

“Acara Kegiatan Parade Budaya Nusantara ini juga merupakan simbol kolaborasi antara pemerintah dengan civil society dan komunitas yang mampu mengokohkan jati diri ke-Indonesiaan. Penguatan identitas budaya nasional bangsa Indonesia melalui parade tersebut ditunjukkan dari kehadiran para peserta yang mengenakan baju kebesaran adat dan baju kebaya”.

“Namun, baju busana kebaya ini juga dapat mendorong peran perempuan dalam upaya pencegahan terorisme, walaupun tergolong dalam kelompok yang rentan, BNPT RI optimis bahwa kaum perempuan dapat melindungi keluarga dan komunitasnya dari ideologi dan aksi terorisme,” sambungnya

Kebaya merupakan busana tradisional kebanggaan wanita Indonesia yang membumi, dengan adanya kegiatan ini, dimaksudkan pula untuk menunjukkan ke UNESCO (The United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization) bahwa kebaya Indonesia merupakan salah satu simbol kekayaan budaya Indonesia dan didukung penuh oleh berbagai elemen masyarakat Indonesia.

Rangkaian acara tersebut terdiri dari Pembukaan, Parade Budaya, bazzar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Fashion Show Kebaya dan Hiburan,Jadi semua masyarakat dapat membangun budaya budaya bangsa Indonesia,”Tutup Boy.

(Red/Dion/Hj.Rolla)

Share This Article