Menteri Pertanian (Mentan) Kunjungi Pasar Beras Cipinang, Pastikan Stok Banyak dan Harga Stabil

3 Min Read

Jakarta,Visioneernews.id – (28/04/2022), “Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan sidak ke pasar Induk Beras Cipinang Jakarta Timur, untuk memastikan ketersediaan pangan khususnya beras di penghujung bulan Ramadhan ini dan menjelang idul fitri.

“Keberadaan saya hari ini di pasar induk cipinang untuk melihat secara langsung aktifitas dan ketersediaan pangan khususnya beras,” kata SYL. Dalam hal ini Kementerian Pertanian berada pada 34 Provinsi dan terus melakukan valdasi dan aktualisasi yang di miliki didalam mempersiapkan 12 komoditi pangan strategis.

Menurut kementan,Cipinang ini adalah Barometer untuk mengukur semua komoditi yang ada terutama beras. Dan saya melihat disini harga cukup baik ,tidak terjadi lonjakan kenaikan harga,” urai SYL.

“Lebih lanjut Mentan menyampaikan dari 12 komoditi yang ada yang paling aman adalah beras.”Saat ini kondisi yang ada dengan kualitas yang semakin membaik, pembenahaan offtaker juga semakin baik dan hampir semuanya tersedia,” tambahnya.

“Kemudian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Ibu Suharini Eliawati mengatakan dari data yang dimilikinya bahwa tidak ada kenaikan untuk harga beras. Harga rata rata beras Maret 2022 adalah Rp. 9.949 sedangkan rata2 harga beras April 2022 Rp. 9.930 yang artinya adalah Maret ke April 2022 terjadi penurunan harga sebesar 0.19%.

Sebagai perbandingan dari tahun 2021 dimana harga rata rata beras sejak Jan-April 2021 Rp. 10.170 sedangkan untuk tahun 2022 harga rata rata beras sejak Jan – April 2022 adalah Rp. 9.930 maka tahun 2021 ke tahun 2022 terjadi penurunan harga sebesar 2,06%.

Selanjutnya, Seorang pedang beras Aloy bercerita,” bahwa menjelang hari raya idul fitri ini tidak kekurangan stok beras. Karena momen hari besar ini bertepatan dengan panen raya . Stok yang ada di tokonya setiap hari antara 200–300 ton yang diambil dari Jateng, jatim, Sulsel dan Lampung.

Sementara itu Direktur Utama Food Station Pamrihadi Wiraryo menyampaikan stok saat ini di PIBC adalah 34 ribu ton sementara stok minimum 30 ribu ton.”Jadi sudah jauh di atas stok minimum,” kata Pamrihadi.

Selain itu di PIBC punya cadangan stok lagi kurang lebih 12 ribu ton. Ini bisa bertahan kurang lebih 1 bulan kedepan. Karena kita ketahui bahwa setiap hari ada masuk beras 2 ribu sampai 3200 ton karena saat ini dan seminggu kedepan mulai masuk musim tanam 2 minggu kemudian, sehingga kemungkinan kondisi seperti ini dan stok relative stabil,”pungkasnya.

(Red/Dion)

TAGGED:
Share This Article