Jembatan Baru Senilai Rp 6,9 Triliun yang Akan Dibangun Tahun Ini

Jakarta, VisioneerNews.id – 19/02/2022,”Ditahun ini Pemerintah terus meningkatkan konektivitas antar daerah di seluruh wilayah Indonesia melalui pembangunan jalan dan jembatan-jembatan nasional.

Hal itu disampaikan,Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hedy Rahadian, Ungkapnya akan segera dibangun jembatan nasional sepanjang 20.188 meter pada tahun 2022 menggunakan alokasi dana sebesar Rp 6,9 triliun.

Adapun dana tersebut merupakan bagian dari anggaran untuk program infrastruktur konektivitas dengan total alokasi sebesar Rp 37,3 triliun atau 93,94 persen dari seluruh anggaran yang diberikan.

Sedangkan sebanyak Rp 2,4 triliun atau 6,06 persen lain akan digunakan untuk program dukungan manajemen, seperti kebutuhan gaji pegawai dan belanja operasional.

Selanjutnya ia menyampaikan,”ada 9 jembatan nasional sepanjang 20.188 meter yang akan segera dibangun tahun ini, antara lain:

• Jembatan Sei Wampu di Sumatera Utara,
• Jembatan Way Rarem di Lampung,
• Ciloseh di Jawa Barat,
• Sungai Ratah Kalimantan Timur,
• Sungai Sambas Besar Kalimantan Barat,
• Anak Nyum Cs di Papua,
• Pembangunan Jembatan Kretek 2 di Daerah Istimewa Yogyakarta,
• Pembangunan Jembatan Ruas Tiong Ohang – Long Pahangai Pararel •Perbatasan Kalimantan Timur, dan
•Pembangunan Jembatan dan • Oprit Boulevard Sulawesi Utara.

“Kemudian untuk preservasi dan penggantian jembatan diantaranya Jembatan Olor Gedang di NTB, Kr. Baro di Aceh, Tano Ponggol di Sumut, Muaro Sako di Sumbar, S. Singgalan di Riau, Sei Tebat di Jambi, Cipamuruyan di Jabar, Ruas Yetti–Senggi–Mamberamo di Papua, Bts Kota Wamena-Piramid-Tiom di Papua,” kata Hedy.

Selain pembangunan jembatan, alokasi anggaran sebesar Rp 21,8 triliun juga akan digunakan untuk pembangunan jalan nasional sepanjang 354 kilometer beserta preservasi atau peningkatan kualitas jalan nasional.

Daerah Ruas jalan yang akan dibangun diantaranya adalah Geumpang–Pameue di Aceh, Pansela Jawa di Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur, Planjan-Baron–Tepus di DIY, Siding/Seluas–Sekayang/Entikong di Kalimantan Barat, Long Pahangai–Long Boh dan Long Bagun-Tering di Kalimantan Timur.

Selanjutnya adalah ruas jalan Rasau-Jasa-Bts. Negara di Kalimantan Barat, Manado Outer Ring Road III di Sulawesi Utara, Lingkar Kendari di Sulawesi Utara dan Mamberamo–Elelim di Papua.

Selanjutnya,akan dibangun Jalan untuk Akses Jembatan Holtekamp dan Towe Hitam–Oksibil di Papua. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penanganan mendesak dan tanggap darurat terhadap longsoran poros Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone.

Kemudian di tahun ini, terdapat juga pembangunan Flyover Kopo di Jawa Barat dan Flyover Patih Galung di Sumatera Selatan sepanjang 1.072 meter dengan alokasi dana sebesar Rp 0,2 triliun.

“Juga dialokasikan untuk dukungan pembangunan sepanjang 9,2 kilometer jalan tol sebesar Rp 4,6 Triliun, yakni pada Tol Serang–Panimbang dan Tol Semarang–Demak. Sedangkan untuk program Padat Karya di tahun 2022 sebesar Rp 4 ,5 triliun dengan target menyerap 55.695 tenaga kerja di seluruh Indonesia,” pungkas Hedy.

(Red/Dion)

Pos terkait