Polda Metro Jaya Akan Bubarkan Demo 11 April Jika Tak Kantongi Ijin

3 Min Read

Jakarta, Visioneernews.id – Polda Metro Jaya hingga saat ini belum menerima atau mendapat pemberitahuan terkait rencana demo 11 April 2022.

Namun, Jika demo tetap digelar tanpa perizinan,pihak polisi akan melakukan tindakan tegas.”Tentunya ada UU Nomor 9 Tahun 1998 Pasal 18 soal demo atau unjuk rasa yang tidak mendapat izin atau laporan kepolisian ini dapat dibubarkan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/4/2022).

Selanjutnya, Zulpan mengatakan secara aturan tiap pelaksanaan demonstrasi harus menyampaikan surat pemberitahuan kepada polisi 3×24 jam dari hari H. Namun, hingga saat ini tidak ada pihak yang melapor kepada polisi perihal wacana demo 11 April mendatang.

“Sampai dengan hari ini Polda Metro Jaya belum ada menerima pemberitahuan dari kelompok manapun yang akan melakukan unjuk rasa pada tanggal 11 (April). Oleh sebab itu tidak ada pihak manapun yang akan kita berikan izin untuk melakukan demo karena kita tidak menerima surat pemberitahuan,” tutur Zulpan.

Terkait seruan demonstrasi 11 April 2022 mendatang saat ini telah beredar di media sosial. Seruan aksi itu disebut akan dilakukan oleh mahasiswa hingga para pelajar STM.

Kemudian,Zulpan meminta masyarakat untuk tidak terpancing dengan Seruan demo tersebut. Dia menyebutkan seruan aksi yang kini tersebar masif itu belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Polda Metro Jaya sampai saat ini tidak memiliki data pemberitahuan kelompok manapun yang akan turun ke jalan untuk demonstrasi tanggal 11 (April)2022, kita tidak miliki itu,” katanya.

“Sehingga kami tidak bisa sampaikan ada kelompok yang akan turun karena tidak ada pemberitahuan ke kita. Termasuk kelompok STM dan sebagainya ini tidak ada. Oleh sebab itu masyarakat jangan percaya dengan itu,” tambah Zulpan.

Untuk diketahui, ajakan demo 11 April 2022 beredar di lini masa. Seruan demonstrasi tersebut mengatasnamakan mahasiswa hingga pelajar #STMBergerak.

Dalam keterangan gambar, seruan demo itu memuat rencana aksi dengan berbagai tuntutan. Ajakan demo ini disertai dengan tagar #TolakKenaikanBBM hingga #TurunkanJokowi.

“11 April 2022 #JakartaTutup sampai #JokowiTurun. Serentak. Mahasiswa & Rakyat Bersatu,” demikian seruan aksi seperti dilihat, Kamis (7/4/2022).

Zulpan juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, jangan sampai terpancing dengan tagar – tagar yang belum jelas kebenarannya.

(Red/Dion)

Share This Article