Gara-gara Mabuk Tabrak Pengendara Lain Hingga Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Korban: Indonesia Darurat Minuman Keras

2 Min Read

Foto : Kuasa Hukum bersama dengan Keluarga korban di depan kantor laka lantas Cianjur.

Sabtu, 9 September 2023

Cianjur, Visioneernews.id – Sebuah kecelakaan yang melibatkan dua pengendara motor terjadi di jalan raya desa gudang, kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Jum’at 8 September 2023.

Kecelakaan tersebut menewaskan satu orang perempuan berinisial SSA yang diboncengi ayahnya yang berinisial JA. SSA meninggal setelah motor yang dikendarai ayahnya JA ditabrak hingga terpental jauh oleh pengendara motor berusia dibawah umur yang dalam pengaruh minuman beralkohol.

Melalui kuasa hukumnya keluarga korban kecelakaan tersebut menyampaikan keluarga sudah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai sebuah takdir, namun tetap meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan penegakan hukum terhadap peristiwa tersebut.

“Pihak keluarga korban menyampaikan sudah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai sebuah musibah dan takdir, tapi kami tetap meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan penegakan hukum terhadap peristiwa tersebut”, ungkap Dwi Heriadi sebagai kuasa hukum keluarga korban.

Namun, peristiwa kecelakaan yang dilatarbelakangi oleh pengendara di bawah umur yang dalam pengaruh minuman beralkohol, pihak kuasa hukum mengecam peredaran minuman beralkohol dan meminta kepolisian untuk menindak tegas para pengguna dan penjual minuman beralkohol.

“Jadi diketahui bahwa pengedara motor yang menabrak motor korban hingga tewas ini adalah masih berusia dibawah umur dan dalam pengaruh minuman beralkohol. Kami sangat prihatin atas fakta tersebut, dengan ini kami meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas para pengguna dan penjual minuman beralkohol tanpa segan-segan”, Tegas Dwi.

Foto: Keluarga pelaku penabrakan silaturahmi ke rumah korban kang Zainal DPC FPI Cikalong Kulon

Kuasa hukum keluarga korban menilai maraknya peredaran minuman beralkohol ini menunjukkan Indonesia dalam keadaan darurat minuman beralkohol.

“Dalam peristiwa dan maraknya penggunaan minuman beralkohol ini bahkan oleh anak dibawah umur menunjukkan bahwa saat ini Indonesia sedang berada di level darurat minuman beralkohol.

Pemerintah harus segera menerbitkan Perppu untuk melarang seluruh peredaran minuman beralkohol jangan sampai ada korban-korban lain berjatuhan”, ungkap Dwi.

(Red/Dion)

Share This Article