Korban JTTS Ancam Lapor KPK, Jika Ganti Rugi Lahan Tidak Dicairkan PUPR Provinsi Lampung.

2 Min Read

Korban JTTS Ancam Lapor KPK, Jika Ganti Rugi Lahan Tidak Dicairkan PUPR Provinsi Lampung.

Lampung Selatan, VISIONEERNEWS.ID –  Warga Dusun Buring Desa Suka Baru, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan mempertanyakan ganti rugi Jalan Tol Trans Sumatera yang belum di Bayar, warga menilai/ BPN Lampung Selatan Dan Pupr Provinsi Lampung/ telah mengangkangi hasil persidangan di Mahkamah Agung yang di menangkan warga Dusun Buring Desa Suka Baru Kabupaten Lampung Selatan. Senin, 20/05/2024.

Meski sudah memenangkan sidang sengketa lahan dengan kementrian kehutanan di tingkat Mahkamah Agung, namun warga belum mendapatkan titik terang ganti rugi Jalan Tol Tran Sumatera.

Ketua Pokmas Dusun Buring Desa Suka Baru Suradi, mengatakan, bahwa Kasi BPN Lampung Selatan Slamet menyampaikan, enggan untuk mengeluarkan surat Validasi nominatif terbaru yang di minta PUPR Provinsi Lampung sebagai syarat pencairan uang ganti rugi.

“Warga pun semakin gelisah karena uang 19 Milyar yang seharusnya dapat segera dicairkan, kembali terhambat,” ujarnya.

Lebih lanjut ungkap Suradi, berdasarkan keputusan Inkrah, seharusnya pihak PUPR Provinsi Lampung segera memberikan ganti rugi kepada 56 warga memenangkan gugatan.

Lalu tambah Suradi, mendapat arahan dari BPN/ wargapun langsung menuju kantor PUPR Provinsi Lampung, mereka memiliki harapan besar proses ganti rugi segera menemui titik terang.

“Namun PUPR kembali meminta surat Validasi,” Jelas Suradi.

Masih disampaikan oleh Ketua Pokmas korban JTTS Suradi mengatakan, warga menilai Bpn Dan PUPR telah mengangkangi keputusan tetap Mahkamah Agung, kedua instansi ini terkesan saling lempar tanggung jawab dan belum pernah melakukan pertemuan sebagai itikad memperjuangkan hak warga.

“Jika ganti rugi tidak segera dicairkan, warga mengancam akan melaporkan Kasus Ini Ke KPK,” Pungkas Suradi.

 

Editor Dion 

TAGGED: ,
Share This Article
Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *