Air Sungai Cicadas Bogor Diduga Tercemar oleh Limbah Pabrik Industri

2 Min Read

Bogor, VisioneerNews.id – Dua Perusahaan yang memproduksi besi kawat baja yang beralamat dijalan Pancasila V Desa Cicadas Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor Jawa Barat diduga telah membuang limbahnya ke aliran sungai Cileungsi, Hal itu diketahui saat warga hendak memancing Diarea Sungai.

 “Akibatnya limbah tersebut cemari air sungai dan berpotensi merusak lingkungan dan meracuni ekosistem dialiran sungai Cileungsi.

Kemudian, salah satu warga desa setempat tanpa sengaja mengaku menemukan saluran pembuangan Limbah perusahaan tersebut. 

“Kami sangat terganggu dengan adanya pencemaran limbah tersebut, karena warna air sungai kami menjadi merah dan berminyak juga, busa-busa meracuni ekosistem yang ada di sungai Cileungsi dan berpotensi membuat ikan pada mati dan menimbulkan bau tidak sedap,”ucapnya

Warga menduga bahwa aksi perusahaan membuang Limbah B3 ini sering dilakukan saat satgas DLH dan warga setempat lengah sehingga tidak diketahui warga atau satgas DLH, terlebih lagi limbah ini sering terlihat warga dari dalam saluran air dari perusahaan itu sampai merah seperti air karat.

“Parah perusahaan besar tapi kok gak taat aturan, DLH kabupaten Bogor DLH Propinsi dan Kementrian Lingkungan Hidup harus cepat bertindak, jika dibiarkan aliran sungai Cileungsi akan terus tercemar dan membahayakan warga,” cetus warga setempat.

Warga juga meminta DLH Kabupaten Bogor, DLH Propinsi, KLH dan Kepolisian serta Satgasus Lingkungan Hidup sidak perusahaan tersebut. dan jika terbukti bersalah berikan sanksi dan jika perlu tutup,” tegasnya.

Sementara Pihak Perusahaan saat dikonfirmasi, belum bisa menjelaskan tentang adanya limbah B3 yang mengalir dari saluran air karena pemilik perusahaan tidak ada ditempat,”Ucap Security perusahaan”.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Cicadas Dian Hermawan melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, belum bisa memberi tanggapan. tapi akan menindaklanjuti informasi keluhan warga nya.

(Red/M.Mulyono)

TAGGED:
Share This Article